Iklan

Presiden RI 2024 ? Mana Pilihanmu

KKN Kelompok 005 Universitas Bhayangkara 2023 Dsn. Terongmalang Desa. Simbaringin, Kabupaten Mojokerto

@red
Kamis, 08 Juni 2023, 22.29 WIB Last Updated 2023-06-08T15:29:46Z
www.domainesia.com

 


IDENTITAS ARTIKEL KKN



Optimalisasi Pengelolaan Sampah Organik Dengan Metode Biokonversi Maggot Berbasis Iptek Dan Kamtibmas Di Masyarakat Serta Pondok Pesantren Desa Simbaringin, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Oleh : Ahmadi,S.T.,M.T (Dosen Pembimbing Lapangan)  dan Mahasiswa KKN Tematik 05

Universitas Bhayangkara Surabaya.

RINGKASAN

Salah satu permasalahan yang ada di pondok pesantrn Terongmalang, Desa Simbaringin, Kec. Kutorejo, Kab. Mojokerto adalah pengelolaan sampah yang kurang optimal sehingga menimbulkan pencemaran di lingkungan sekitarDengan pengelolaan sampah yang optimal maka akan membuat lingkugan lebih bersih dan tidak menimbulkan pencemaran udara.

Kata kunci : Pengelolaan sampah, Pencemaran, lingkungan bersih.


                                       PENDAHULUAN

Pengelolaan sampah merupakan salah satu masalah yang sangat dicermati di semua lingkungan masyarakat. Hal ini dikarenakan menumpuknya sampah akan mengkibatkan pencemaran udara, seperti bau busuk yang menyengat.


Pencemaran udara ini sangat mengganggu masyarakat dalam beraktifitas sehari-hari. Selain bau yang menyengat, juga akan menimbulkan banyak lalat yang mengganggu kebanyakan individu dalam masyarakat.


Pengelolaan sampah yang optimal akan membuat lingkungan bersih yang nyaman untuk ditinggali. Baru-baru ini terdapat metode yang lagi trend yaitu biokonversi maggot untuk mengelola sampah organik.


METODE PELAKSANAAN

 

Untuk mencapai tujuan yang diharapkan, program KKN di Terongmalang, dilakukan dengan cara sebagai berikut :


1.Memanfaatkan wilayah pondok sebagai pemberdayaan budidaya maggot dengan cara mebangun tempat budidaya maggot.

2. Meningkatkan edukasi masyarakat mengenai bahaya narkoba, tertib lalulintas dan menambah wawasan masyarakat tentang KAMTIBMAS melalui sosialisasi.

HASIL PEMBAHASAN DAN DAMPAK

 

Dalam rangkan optimalisasi pengolahan sampah organik di Terongmalang adalah dengan menggunakan metode biokonversi maggot. Selain sebagai metode untuk pengelolaan sampah, maggot juga dapat dijadikan usaha yang dapat mengangkat perkonomian masyarakat Terongmalang. Di beberapa daerah di Indonesia ada yang telah mengekspor maggot yang akan di jadikan bahan dasar untuk kosmetik yang di jual di kalangan masyarakat dunia. Selain hasil sisa maggot dapat di pergunakan sebagai pupuk tanaman.

Untuk memberikan edukasi terhadap masyarakat Terongmalang mengenai narkoba dan KAMTIBMAS maka dilaksanakan sosialisasi terhadap bahaya narkoba dan tertib dalam lalulintas dijalan agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain.

 

PERMASALAHAN DAN PENYELESAIAN

 

Masyarakat Terongmalang belum optimal dalam pengelolaan sampah organik sehingga mengkibatkan pencemaran udara dan menerlukan edukasi yang lebih mendalam terhadap bahaya narkoba serta tata cara tertib dalam berlalu lintas. Dengan adanya permasalah tersebut maka Mahasiswa Ubhara Kelompok 05 KKN Tematik memanfaatkan wilayah pondok sebagai pemberdayaan budidaya maggot dan melaksanakan sosialisasi intensif dengan masyarakat mengenai bahaya narkoba serta tertib berlalu lintas.

 

KESIMPULAN

 

Program KKN Tematik Kelompok 05 Ubhara dalam membantu permasalahan masyarakat Terongmalang telah berjalan dengan baik. Siswa-siswa pondok pesantren dan pengurus pesantren telah mengelola sampah organic dengan metode biokonversi maggot dan masyarakat terongmalang sadar akan bahaya narkoba serta pentingnya tertib dalam berlalu lintas.

Komentar

Tampilkan

Berita Terbaru

Laporan-Masyarakat

+